PENGARUH PANDEMIK COVID 19 TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG USAHA MIKRO DAN MENENGAH (UMKM) DI PASAR SEGAR BALIKPAPAN BARU KELURAHAN GUNUNG SAMARINDA BARU BALIKPAPAN UTARA

  • Dra.Farida Mallu, M.M
  • Euis Yuniastuti, S.Pd, M.Pd
  • Nur Isla Ade Putri

Abstract

Adanya pandemik covid-19 ternyata berdampak pada perekonomian pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kebijakan pemerintah dalam menjauhi keramaian mengakibatkan proses jual beli di Pasar Segar Balikpapan Baru menjadi terhambat dan aktivitas ekonomi juga menjadi terganggu. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakan terjadi penurunan pendapatan para pedagang yang signifikan akibat pandemik covid 19ini di Pasar Segar BalikpapanBaru.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, Populasi penelitian ini yaitu pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang ada di Pasar Segar Balikpapn baru berjumlah 92 0rang.Sampel penelitian ini  diambil sekitar 50% dari jumlah populasi yaitu 43 orang dengan teknik random sampling. Untuk menganalisa data penelitian ini menggunakan  analisis  regresi  linear  sederhana  untuk  melihat  ada  tidaknya dampak   dari   pandemik Covid-19 terhadap pendapatan pedagang UMKM .Analisis regresi linearnya  Y  =  9,040  +  0,574 X  +  eu ,yang berarti bahwa , dimana nilai bernilai positif ( 0,574),yang  berarti  bahwa  sebelum ada Pandemik Covied-19 Pendapatan Pedagang  di pasar   Segar  9,040 satuan.Sementara angka 0,574 X,menunjukkan bahwa  setiap ada  telaah dan tindakan  mencegah   Pandemik covied-19  satu  satuan  akan  membantu penyelesaian  dampak social ekonomi (Pendapatan) sebesar   9,040 satuan. Nilai Koeffisien Determinan (R), sebesar 0,528 menunjukkan52,8 % Virus-covied-19 berpengaruh terhadap Pendapatan pedagang Pasar Segar Balikpapan.    Nilai t test sebesar 3,981>1,68288 menunjukkan bahwa Pengaruh Pandemik Covied-19   terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Segar Balikpapan Baru, terbukti kebenarannya dengan meyakinkan.

 

Kata Kunci: Pandemik Covid-19, Pendapatan pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Published
2022-03-31