PENGELOLAAN SAMPAH DAUN KERING DENGAN CARA MENDAUR ULANG SEBAGAI MEDIA TANAM DAN PUPUK TANAMAN YANG MEMILIKI NILAI EKONOMI

  • Rachmasari Pramita Wardhani S.T, M.M Universitas Tridharma
  • Ir.Rissetridharma Simanjuntak, M.M Universitas Tridharma
  • Kusnadi, S.T, M.T Universitas Tridharma
  • Ir.Erwin Gustianta,IPM PDAM Balikpapan, Universitas Tridharma

Abstract

Sampah merupakan masalah yang sangat menyusahkan dan juga telah menjadi masalah social,
ekonomi dan budaya. Dan hampir di semua kota di Indonesia mengalami kendala dalam mengolah sampah.
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 sampah adalah sisa kegiatan sehari- hari
manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Pengembangan pada tahap pengolahan sampah dan
pengembangan Waste to Energy diperlukan sebagai bagian dari pengolahan sampah yang diharapkan dapat
memberikan solusi mengurangi persampahan yang ada di Indonesia. Daur ulang adalah suatu cara untuk
mengelola sampah dengan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan dan pembuatan produk sampai bernilai guna
lagi. Dalam teknis pelaksanaan selain mengacu pada konsep 3R maka pelaksanaan juga dilakukan berdasarkan
konsep PDCA yang dikenal dengan siklus deming, PDCA adalah singkatan dari Plan, Do, Check Act atau
dalam bahasa Indonesia adalah perencanaan, pengerjaan, pengecekan dan tindak lanjut. pengelolaan sampah
dari daun kering tersebut diharapkan dapat menjadi input yang berguna yang dapat menjadi upaya dalam
pengurangan sampah dan terjadinya polusi seperti pembakaran sampah yang menyebabkan polusi udara.


Kata kunci— sampah, PDCA, Daun kering, media, pupuk

Published
2022-03-31